"TIGA CIRI KHAS MUHAMMADIYAH" dalam KAJIAN RUTIN PRM UNIMUDA SORONG 👁️️ 60

By Operator Website Rabu, 03 Juli 2019 | 11:47 am Kegiatan

PRM UNIMUDA SORONG, Selasa, 2 Juli 2019, Pimpinan Ranting Muhammadiyah Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong secara rutin menggelar kajian bagi pimpinan, dosen dan karyawan. Pengajian dilaksanakan setiap hari selasa.

Pada pengajian pekan ini, Progran Studi Pendidikan ilmu Pengetahuan Alam bertugas untuk mengkoordinir kegiatan tersebut. Kegiatan diawali dengan membaca kalam Illahi secara bergantian yang ditunjuk oleh ketua Badan Pembina Harian (BPH) Unimuda Sorong. Adapun ayat yang dibaca dan didiskusikan adalah surat At Taubah ayat 94 – 96. Adapun implementasinya dari ayat tersebut diantaranya adalah sebagai seorang Dosen harus melakasanakan tugas dengan mendahulukan yang wajib daripada yang sunnah. Kewajiban mengajar juga harus dipenuhi. Adapun apabila ada kegiatan lain yang membuat berhalangan hadir, maka wajib menggantikannya di waktu yang lain.

Mustika Irianti, M.Pd. (Dosen sekaligus Sekretaris Prodi Pendidikan IPA) dalam kultumnya mengambil judul “Ahli Ibadah TAPI Ahli Neraka”, bahwa berdasarkan firman Allah SWT yang berarti “Rajin beramal lagi kepayahan, namun, memasuki api yang sangat panas (neraka).” (QS. Al-Ghasyiyah: 3 – 4). Kita sebagai manusia sebagai kaum yang beriman kepada Allah SWT, harus menyadari hal ini, sudah selayaknya kita bersyukur, Allah jadikan kita orang mukmin, padahal kita tidak pernah memintanya. Kita patut bersyukur, kita terlahir dari keluarga muslim, padahal kita tidak pernah diminta untuk memilihnya. Yang ini menjadi salah satu modal bagi kita agar ibadah kita diterima oleh Allah.

Ketua BPH Unimuda Sorong (Ust. Drs. H. Nursono Sidiq) dalam kajiannya menjelaskan tentang Ciri Khas Muhammadiyah yang harus terus dipedomani oleh semua warga persyarikatan, yaitu 1) Purifikasi (Pemurnian), 2. Aktualisasi (Pembaharuan) dan 3. Dinamisasi (Bergerak).

Pembahasan lain dari kajian ini diantaranya adalah 12 Langkah Muhammadiyah yang dirancang sejak 1938, Tiga diantaranya adalah memperdalam masuknya iman, memperluas paham agama, dan memperbuahkan budi pekerti. (Sembilan poin selanjutnya akan menjadi bahasan pada kajian selanjutnya).

Beberapa pesan lain diantaranya kita dianjurkan agar melaksanakan ibadah sesuai sunah, mengupayakan dan ikhtiar berdasarkan ilmu, mendahulukan yang wajib, menjaga yang halal serta melaksanakan pesan tentang obat hati (tombo ati).

Kampus Unimuda merupakan ladang strategis untuk melaksanakan amar ma’ruf dan nahi mungkar, karena kita tidak perlu mencari ke pelosok pelosok seperti para pejuang dakwah waktu itu, namun kita yang di datangi. Peran dosen menjadi penting karena setiap yang dilakukan akan dilihat dan bahkan akan ditiru oleh mahasiswa kita.  

Sementara itu Rektor UNIMUDA (Dr. H. Rustamadji, M.Si.), memberikan motivasi kepada para dosen tentang perjuangannya dan proses yang dilalui hingga bermuhammadiyah, sejak dari pengangkatan CPNS di Jayapura hingga bertugas di Sorong. Para dosen, tentunya memiliki cara dan proses serta memiliki cerita masing – masing hingga menjadi bagian dari Muhammadiyah terutama di Unimuda Sorong. (Nsl).

By Operator Website Rabu, 03 Juli 2019 | 11:47 am

Artikel Terbaru