MELALUI INTERNATIONAL CONFERENCE DAN RAKERNAS LPTK PTM KE-10 DI MAKASSAR, FKIP UNIMUDA SIAP MENJADI GARDA TERDEPAN DALAM PENDIDIKAN πŸ‘οΈοΈ 7

By Operator Website Rabu, 07 Agustus 2019 | 22:27 pm Berita

MELALUI INTERNATIONAL CONFERENCE DAN RAKERNAS LPTK PTM KE-10 DI MAKASSAR, FKIP UNIMUDA SIAP MENJADI GARDA TERDEPAN DALAM PENDIDIKAN

Arahan Mendikbud dalam Rakornas dan International Conference di Makassar

Makassar, Asosiasi Lembaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan (LPTK) Perguruan Tinggi Muhammadiyah mengadakan rapat kerja dan the 4th Progressive and Education International Conference di Hotel Aryaduta Kota Makassar, Sulawesi Selatan pada tanggal 6 – 8 Agustus 2019.

Rakernas ke – 10 ini mengambil tema “Berhikmat, Berkarya, Berkinerja, Berkomitmen untuk Mencerdaskan Bangsa” dan dihadiri oleh 94 LPTK dari 170 PTM se Indonesia, dengan peserta sebanyak 147 Pimpinan di lingkup FKIP, serta menghadirkan narasumber Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Dirjen GTK Kemendikbud RI, Dirjen Belmawa Ristekdikti dan Keynote speaker dari UPSI Malaysia (Prof. Dr. Mohd Hairy b. Ibrahim) serta narasumber lainnya. Kegiatan ini kerjasama Majelis Pendidikan Tingi Pimpinan Pusat Muhammadiyah, ALPTK PTM, Universitas Muhammadiyah Surakarta dan Universitas Muhammadiyah Makassar.

Rakernas diawali dengan jamuan makan siang di kediaman Bapak Walikota Makassar sekaligus dilangsungkan acara pembukaan dilanjutkan dengan International conference dan diakhiri dengan jamuan makan malam di menara Iqro lantai 18 kampus Unismuh Makassar.

Ketua Asosiasi LPTK PTM (Prof. Harun Djoko Prayitno), dalam sambutannya menyampaikan bahwa setiap tahun ALPTK PTM melaksakan rakernas sebagai ajang silaturahim, serta merespon kebijakan – kebijakan kemendikbud dan kemenristekdikti.

“LPTK PTM akan selalu mengambil peran penting dalam setiap program yang dicanangkan oleh pemerintah. Muhammadiyah sejak awal berhikmat untuk dua hal yaitu pendidikan dan kesehatan.

“Mengelola LPTK harus penuh kesungguhan dan penuh ghirah, dan bergandengan tangan dengan sesama PTM, dengan intenal prodi di PTM”

“LPTK pernah jaya pada masanya dan akan terus Berjaya untuk selama-lamanya”, imbuhnya.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI (Bapak Muhadjir Efendi) mengawali paparannya dengan membuka diskusi (tanya jawab). Beliau menegaskan bahwa Pendidikan sebagai layanan dasar dari pemerintah. Urusan pendidikan saat ini menjadi kewenangan daerah dan pemerintah pusat melakukan pengawasan. Beliau juga menyampaikan tentang tantangan pendidikan Indonesia, dan kebutuhan serta pendayagunaan guru baik sebagai ASN maupun PPPK ke depan.

“LPTK harus menanamkan jiwa entrepreneurship kepada mahasiswa, serta tidak memanjakan dengan cita-citanya menjadi ASN. Ajari mereka keberanian mengambil resiko, dan dilatih mendesain project.” Tutur beliau.

Dekan FKIP Unimuda Sorong (Nursalim, M.Pd.) sebagai peserta rakernas menyampaikan bahwa melalui hasil rakernas ini Unimuda Sorong melalui FKIP siap menjadi garda terdepan untuk pendidikan di wilayah timur Indonesia dengan menangkap peluang – peluang yang ada. Selain itu kami juga akan terus menjaga dan meningkatkan mutu luaran dari FKIP Unimuda Sorong.

Adapun rumusan Rakornas ALPTK PTM ke-10 dan ProfunEdu ke-4 diantaranya yaitu tentang pembiayaan PPG Reguler Mandiri yang telah dirumuskan pada saat raker di Solo  21 Desember 2018 lalu, Manajemen LPD, Pengusulan LPD baru (tambahan), Pengusulan PPG Vokasi, Manajemen dan tata kelola pertanggungjawaban keuangan PPG dan LPD, Tindaklanjut ProfunEdu-4 2019, Revitalisasi luaran LPTK PTM (Pengembangan kelembagaan, dual competence, dll), Realisasi kerjasama melalui join publikasi dan join conference.

RAKORNAS berikutnya (ke – 11) akan dilaksanakan di Universitas Muhammadiyah Malang pada tahun 2020.

By Operator Website Rabu, 07 Agustus 2019 | 22:27 pm

Artikel Terbaru